Mendikbud Dorong Pengembang Teknologi Pembelajaran Lebih Kreatif dan Inovatif

Mendikbud Dorong Pengembang Teknologi Pembelajaran Lebih Kreatif dan Inovatif

Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendorong agar para pengembang teknologi pembelajaran (PTP) lebih kreatif dan inovatif untuk menghasilkan teknologi pembelajaran yang diminati para siswa dan guru. Di era revolusi industri 4.0, peran teknologi pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan terus meningkat.

"Optimalkan peran Rumah Belajar. Saya berharap PTP dapat meningkatkan peran dan manfaat di masa mendatang dan  harus lebih kreatif dan inovatif dengan teknologi pembelajaran," pesan Mendikbud ketika membuka Simposium Regional Pengembang Teknologi Pembelajaran di Hotel Crowne Plaza Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Mendikbud menggarisbawahi peran PTP dalam mendukung pendidikan di Indonesia. Peran PTP yang ditekankan Muhadjir meliputi: 1. mengembangkan model teknologi pembelajaran; 2. mengembangkan media pembelajaran berbasis TIK; 3. mengembangkan model aplikasi yang menunjang pembelajaran yang inovatif dan kreatif; dan 4. mengoptimalkan peran Rumah Belajar.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud), Didik Suhardi, yang hadir dalam simposium tersebut mengatakan dua layanan penting yang dimiliki Kemendikbud yaitu TV Edukasi dan Rumah Belajar. "Saat ini Rumah Belajar sudah  diunduh oleh lebih dari 16 juta pengguna, dan diharapkan segera menembus 50 juta unduhan," kata Didik Suhardi.

Didik Suhardi berharap TV Edukasi dan Rumah Belajar terus dikembangkan dan kualitas kontennya terus ditingkatkan. Peran PTP sangat penting untuk mengisi konten-konten di kedua media tersebut. Selain itu ia juga berharap para guru dan pegiat pendidikan dapat berkontribusi mengirimkan konten-konten di Rumah Belajar. (Tasori / Nur Widiyanto)

sumber : Humas